Rabu, 01 Agustus 2012

Mekaran Cinta

Begitu cepatnya guliran sang waktu
tanpa terasa olehku saat mengenalmu
hari hari pun kini tlah berlalu
setelah lekuk bibir lafadzkan maksudku.

Laksana gayung yang bersambut,
cintamu mekar di sela ruas cintaku
mengharumkan ruang di jiwa sepiku
dan hidupkan kembali hati yang tlah layu.

Hadirnya sosokmu selaksa serinai salju
membawa kesejukan di dalam kalbu
mampu membasahi gersangnya jiwaku
yang sekian lama di dera kemarau.

Tiada lagi kini awan kelabu
yang menabir slalu dan memayung
melampirkan kelam di langit palungku,
terganti kebingaran riuh cintamu.

Bersama mari kita renda sutra biru
di atas pintalan mahligai nan syahdu
merajut helaian benang benang rindu,
menuju titian kasih dalam satu..

By: Iringan Bayu Senja

Menghadang Badai Rindu

pelupuk rembulan menahan gamang
jutaan bintang merentas bimbang
lautan biru tanpa gelombang
dan rindumu tiada mampu ku dulang

aku telah pergi dari sisimu
aku telah hilang dari hatimu
seperti pelangi senja
akan meninggalkan batas cakrawala

aku akan tetap setia mencintai
walau tiada lagi ku merasai
arti dari rindumu
karena kutelah jauh darimu

masih kurasakan indah senyummu
pelukan hangat tubuhmu
kecup manis bibirmu
dan cinta tulusmu untukku

biarlah janji itu tetap janji
yang tiada pernah kita tepati
kan kuikat erat dalam sanubari hatiku
sebuah janji antara kau dan aku

janganlah kau bersedih cinta
janganlah kau berduka
senyum ikhlasku kan mengiringimu
andai kau cari pengganti diriku

aku disini juga masih mencintaimu
tak akan aku membuat sedihmu
aku akan kembali kepadamu
kalau itu keinginanmu

pelan sang bayu menyapaku
diiringi suara ombak yang merayu
menelusuri puing-puing hatiku
dan serpihan rindu yang membelengguku'

janganlah kau terpaku
berdiri menghadang badai rindu
aku akan segera mengakhiri kekasihku
datang padamu dengan rinduku

By:Iringan Bayu Senja

Kepingan Hati Yang Tersia

kepingan hati yang tersisa
meratap dalam keengganan jiwa
membeku dan pilu
dalam belenggu rindu

saat aku mencoba
tuk melupakan semuanya
tentang cintamu
dan tentang rindumu

namun aku tiada mampu
sulit rasanya untuk itu
mengurai semua kenangan
yang tiada dapat terlupakan

dipinggir bibir pantai ini
aku hanya mampu berdiri
ingin aku teriakan sebuah nama
agar jiwa ini tiada hampa

namun semuanya hanya diam
sinar mentaripun suram
sunyi, sepi dan beku
seperti hati ini tanpamu disampingku

By: Iringan Bayu Senja

Setiaku Di sini

walau beribu kali fajar berganti,,,
setiaku di sini tetap menantimu
di titian jembatan waktu
ketika mendetikkan detak rindu
menghitung butir butir asa ku
tapi kukan terus menantimu.

Setiaku di sini untuk jiwamu
meski pun aku banyak mengenyam jenuh
dan menelan penatnya resahku
dari gelisah yang ta' berhujung
namun setiaku di sini menantimu.

Sesekali...
Mataku menatap hujung jalan itu
penuh ku berharap tibanya sosokmu
datang dengan setumpuk janjimu
membawa sebaris cinta untukku.

Setiaku tetap di sini mengharapkan
walau aku merangkai bait bait lelah
menimbun duri duri gelisah
namun kakiku ta'kan beranjak
kokoh masih berdiri tegak
dan setia tetap di sini hingga kelak..

By: Iringan Bayu Senja

Saat Kepergianmu

Di puncak asa kita terpisah
Di tengah hempasan angin gunung
Di tengah deru badai menggila
Terlempar jauh di lumpur angan

Erat kudekap tubuhmu
Tak ingin beku merebutmu
Erat kupeluk hatimu
Tak ingin deru hujan merengkuhmu

Lirih desah nafasmu
Samar desah rindumu
Tergulung kisaran badai kematian

Masih
Adakah cinta tersisa
Adakah hati tersandar
Lemah anganmu terbang
Bertebaran katamu melayang
Diantara dingin dan beku menghadang

Basah
Basah tubuh kita
Basah angan kita
Basah tersiram tetes airmata

Makin erat kudekap tubuhmu
Dalam kegetiran
Makin erat kudekap jiwamu
Dalam beku dan airmata

Jiwamu terbang
Melayang menembus badai
Melayang bergelut dengan kematian
Dengan hati kugapai tanganmu
Semakin jauh

Jauh...
Tinggalkan jasad bekumu disini
Tinggalkan sejuta kisahmu
Tinggalkan sejuta cintamu

Dalam pelukan sedihku
Dengan desah nafas kuselimuti tubuhmu
Dengan airmata kusiram tubuhmu
Ya Allah...
Terima penggalan hati suci ini di surgamu

By: Iringan Bayu Senja

Masih Ada Tentangmu

Jujur...
Masih ku ingat semua tentangmu
masih terngiang di telingaku
gelak canda dan tawamu
hingga kini ta' mampu ku enyahkan dari kalbu.

Jujur.
Indah senyum dari sudut bibirmu
amat sejuk ku memandangmu
belaian mesrahmu menggamit syahdu
nyalakan tungku api di palungku
hingga kini lekat membias di relungku
dan ta' terleraikan di jiwaku.

Jujur.
Begitu berarti sosok dirimu tukku
betapa hadirmu penting dalam hidupku
yang tlah mampu memecut semangatku
menjadikan ruh di balik ragaku.

Jujur.
Jika ada kembalimu ke dalam hatiku
kanku rengkuh sepenuh ragaku
kanku rendakan sutra asmaramu
kanku rajut benang benang kasihmu
dan ku pintal pada tenun hatiku
bersama melukis indahnya mahligai biru..

By: Iringan Bayu Senja

Minggu, 29 Juli 2012

Sepenggal Kisah Cinta

Terbingkai gelisahku
dalam penantianku.
membanting ke'egoanku
di padang kian cemburu.

Desir sang bayu
mengayun lembut tak berderu.
temani sekeping hatiku
yang kian terbalut rindu.

Sepenggal kisah cinta
yang kini telah tertunda.
terbentur batas tak bersentuh raga.

hanya gejolak asa
yang kokoh meraja.
rajut impian dalam nyata.

Walau semburat awanmu
menyelimuti dinding langit hatiku.
aku yakin sinarmu mampu
menembus batas itu

Sejauh mgkn ku lepaskan khayalanku
di antara serpihan rindu.
bahagia pasti mendatangiku
menjemput impian nyataku.

Karya: Iringan Bayu Senja