Aku termenung dikesunyian
Menatap bintang dan bulan
Alangkah indahnya malam itu
Namun tak seindah hatiku
Setelah kau pergi dan berlalu
Meninggalkan hatiku yg sedang pilu
Dan kini ku tak tau dimana dirimu
Ketika ku butuhkanmu
Baru ku sadari
Bahwa ku telah menyakiti
Ingin ku ucapkan ma'af padamu
Namun,ku tak pernah menemukanmu
Aku kan sll memohon Do'a kepada Tuhanku
Agar ku dapat bertemu kamu
By: Iringan Bayu Senja
Minggu, 29 April 2012
Poto Kenangan
Selalu ku simpan
Kan ku jadikan sebagai kenangan
Kala kita masih berdekatan
Kala hati dilanda kasmaran
Potomu..
Gambar dirimu di ponselku
Selalu tersenyum menatapku
Walau itu sekedar menjadi wallpaperku
Disaat aku rindu
Disaat ku mengharap kehadiranmu
By: Arie Kunti
Kan ku jadikan sebagai kenangan
Kala kita masih berdekatan
Kala hati dilanda kasmaran
Potomu..
Gambar dirimu di ponselku
Selalu tersenyum menatapku
Walau itu sekedar menjadi wallpaperku
Disaat aku rindu
Disaat ku mengharap kehadiranmu
By: Arie Kunti
Jadikan Aku Kasihmu
Kasih ..
Jadikan aku sebagai lentera jiwamu.
Menerangi tanpa mengenal waktu.
Biarkan hatiku sebagai penjaga kalbumu.
Jangan ada keraguaan lagi.
Mantafkan hatimu menerimaku.
Sebagai teman suka dukamu.
Yakinlai cinta ku punya bernurani.
Kasih ..
Jadikan aku embun pagimu.
Bangunkan tidurmu.
Kala pajarpun masih menyapamu.
Dihatiku terbesit harapan dan kesetiaan.
Sampai senja takkan berubah.
Tulus menerima apa adanya dicintai.
Dan ikhlas mencintai.
By: Ressa Elia
Jadikan aku sebagai lentera jiwamu.
Menerangi tanpa mengenal waktu.
Biarkan hatiku sebagai penjaga kalbumu.
Jangan ada keraguaan lagi.
Mantafkan hatimu menerimaku.
Sebagai teman suka dukamu.
Yakinlai cinta ku punya bernurani.
Kasih ..
Jadikan aku embun pagimu.
Bangunkan tidurmu.
Kala pajarpun masih menyapamu.
Dihatiku terbesit harapan dan kesetiaan.
Sampai senja takkan berubah.
Tulus menerima apa adanya dicintai.
Dan ikhlas mencintai.
By: Ressa Elia
Deritaku
Diriku lemah terpaku
tatapanku hampa tanpa arah
Lamunanku terurai tanpa batas
sukmaku tecerai berai dihimpit kegalauan
Berlari mengejar sang bayu
Menentang alam, memahat sejuta kegelisahan
Terdengar lirih batin tersiksa
Kebentangkan gatiku mencoba menjaring bintang
harapkan sinarnya sebab sang bulan tak mau lagi tersenyum
Embun pagi tak lagi menaburi dedaunan yang lama kering
Matahari enggan menyapa
yang tersisa hanya kabut selimuti bumi yang kalut
Jiwaku hampa, Gelap, Pekat
Suram tanpa setitik cahaya
Seketika iblis meretas atma
Meminjam dan mempermainkan ragaku
Memasuki ruang hatiku yang galau
Apakah sedihku berakhir
Akankah deritaku tak berujung
Tuhan..
Kusebut Asma-MU
Perkenankan aku gunakan kekuatan-MU
Lewat lantunan ayat-ayat suci-MU
Basahi jiwaku, Selimuti hatiku
Lindungi hidupku, Dapatkan cinta
Raih kebahagiaan sejati
By: Iringan Bayu Senja
tatapanku hampa tanpa arah
Lamunanku terurai tanpa batas
sukmaku tecerai berai dihimpit kegalauan
Berlari mengejar sang bayu
Menentang alam, memahat sejuta kegelisahan
Terdengar lirih batin tersiksa
Kebentangkan gatiku mencoba menjaring bintang
harapkan sinarnya sebab sang bulan tak mau lagi tersenyum
Embun pagi tak lagi menaburi dedaunan yang lama kering
Matahari enggan menyapa
yang tersisa hanya kabut selimuti bumi yang kalut
Jiwaku hampa, Gelap, Pekat
Suram tanpa setitik cahaya
Seketika iblis meretas atma
Meminjam dan mempermainkan ragaku
Memasuki ruang hatiku yang galau
Apakah sedihku berakhir
Akankah deritaku tak berujung
Tuhan..
Kusebut Asma-MU
Perkenankan aku gunakan kekuatan-MU
Lewat lantunan ayat-ayat suci-MU
Basahi jiwaku, Selimuti hatiku
Lindungi hidupku, Dapatkan cinta
Raih kebahagiaan sejati
By: Iringan Bayu Senja
Rindu Kekasih
Pagi itu diam..
Ketika Pucuk pucuk cemara terpaku bisu
Membawa jiwaku mengembara
Hingga menembus batas lamunku
Di sini..
Masih Aku simpan setangkup rindu untukmu
Di sudut hati, dimana keresahan membias sendu
Hingga lelah hati temani sepiku..
Entah..
Masih sanggupkah tangan ini melukis langit
Dan menggambar garis garis pucat wajahmu
Diantara rindu yang menghempaskan aku
Atau biarkan saja angin menghapus jejakmu
Mungkin..
Aku Akan terus menanti
Hingga Kau Kembali di sini
By: Iringan Bayu Senja
Ketika Pucuk pucuk cemara terpaku bisu
Membawa jiwaku mengembara
Hingga menembus batas lamunku
Di sini..
Masih Aku simpan setangkup rindu untukmu
Di sudut hati, dimana keresahan membias sendu
Hingga lelah hati temani sepiku..
Entah..
Masih sanggupkah tangan ini melukis langit
Dan menggambar garis garis pucat wajahmu
Diantara rindu yang menghempaskan aku
Atau biarkan saja angin menghapus jejakmu
Mungkin..
Aku Akan terus menanti
Hingga Kau Kembali di sini
By: Iringan Bayu Senja
Biarkan Harapan Bersemi Indah
Harapan itu ibarat pelampung
Bagi jiwa agar diri tak tenggelam
Dalam keputusasaan
Selama nafas kehidupan terasa
Selama mentari masih bersinar
Maka harapan tetaplah berpijar di sanubari kita
Lihatlah, di malam hari
Ketika langit telah gelap gulita
Kita masih melihat beberapa bintang
Yang cahayanya bersinar bukan?
Demikian juga dengan kehidupan kita.
Jika hati diselubungi kedukaan
Yakinlah masih ada setitik harapan di ujung sana
Dengan mengingat
Akan kebesaran dan kasih sayang Allah
Yakinlah saudaraku,
Allah tak akan menyia-nyiakan
Selama hamba-Nya taat kepada-Nya
Saudaraku?
Setiap orang memiliki harapan
Yang tersimpan di lubuk hati
Entah harapan ingin lulus ujian
Harapan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak
Harapan menjadi orang kaya
Harapan untuk segera menikah
Dan harapan baik lainnya
Harapan ibarat kompas yang memberitahu
Ke arah mana yang akan kita tuju
Dengan mempunyai harapan
Kita mulai bisa memandang keadaan diri sendiri
Sehingga kita mampu memprioritaskan
Hal mana yang akan mendukung tercapainya
Harapan tersebut.
Berharap sesuatu tanpa ikhtiar dan do’a adalah sia-sia
Ikhtiar dan do’a ibarat pelumas
Yang akan memperlancar tercapainya
Segala harapan kita, Insya Allah.
By: Iringan Bayu Senja
Bagi jiwa agar diri tak tenggelam
Dalam keputusasaan
Selama nafas kehidupan terasa
Selama mentari masih bersinar
Maka harapan tetaplah berpijar di sanubari kita
Lihatlah, di malam hari
Ketika langit telah gelap gulita
Kita masih melihat beberapa bintang
Yang cahayanya bersinar bukan?
Demikian juga dengan kehidupan kita.
Jika hati diselubungi kedukaan
Yakinlah masih ada setitik harapan di ujung sana
Dengan mengingat
Akan kebesaran dan kasih sayang Allah
Yakinlah saudaraku,
Allah tak akan menyia-nyiakan
Selama hamba-Nya taat kepada-Nya
Saudaraku?
Setiap orang memiliki harapan
Yang tersimpan di lubuk hati
Entah harapan ingin lulus ujian
Harapan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak
Harapan menjadi orang kaya
Harapan untuk segera menikah
Dan harapan baik lainnya
Harapan ibarat kompas yang memberitahu
Ke arah mana yang akan kita tuju
Dengan mempunyai harapan
Kita mulai bisa memandang keadaan diri sendiri
Sehingga kita mampu memprioritaskan
Hal mana yang akan mendukung tercapainya
Harapan tersebut.
Berharap sesuatu tanpa ikhtiar dan do’a adalah sia-sia
Ikhtiar dan do’a ibarat pelumas
Yang akan memperlancar tercapainya
Segala harapan kita, Insya Allah.
By: Iringan Bayu Senja
Pelabuhan Rindu
Jemputlah aku dalam hatimu
Yang penuh dengan muatan rindu
Meski badai yang tak berarah
Sungguh aku sangat menantikan dirimu di sisi hidupku
Hatiku membara mencari bayangmu
Aku ingin menepis semua rindu
Semua rinduku padamu
Agar kita kembali bersama
Menjalin benang-benang cinta di antara kita
By: Iringan Bayu Senja
Yang penuh dengan muatan rindu
Meski badai yang tak berarah
Sungguh aku sangat menantikan dirimu di sisi hidupku
Hatiku membara mencari bayangmu
Aku ingin menepis semua rindu
Semua rinduku padamu
Agar kita kembali bersama
Menjalin benang-benang cinta di antara kita
By: Iringan Bayu Senja
Langganan:
Postingan (Atom)